Berdasarkan hasil penelitian dari Lembaga Pengkajian Teknologi dan Informasi (LPTI) Pelataran Mataram bersama Lembaga Monitoring Data dan Analisis Kampanye Media Sosial AirMob, dalam dua bulan terakhir ini sebanyak 27,42 persen publik di media sosial membahas kinerja Menteri Susi dan sebanyak 12,04 persen membahas kinerja Menteri Sudirman. Hasil penelitian ini diungkap dalam diskusi publik di kantor Airmob di Jakarta, Jumat (5/3).
Peneliti LPTI Pelataran Mataram, Husein Asyari mengatakan, pembahasan mengenai kinerja Menteri Susi dan Menteri Sudirman berkaitan dengan isu-isu strategis, seperti misalnya isu pencurian ikan dan turunnya harga bahan bakar minyak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengamat Politik dari Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) Dimas Oky Nugroho yang juga turut hadir dalam diskusi tersebut berpendapat, persepsi yang dibangun oleh kedua menteri ini cukup bagus karena dapat memainkan isu-isu strategis yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, Dimas menyatakan tidak heran jika popularitas kedua menteri ini cukup tinggi di publik, terutama di kalangan pengguna media sosial.
Belum lagi pemberitaan di media massa yang turut menciptakan persepsi publik terhadap kedua menteri tersebut. "Setidaknya publik tahu mereka kerja," kata Dimas. (sur)