“Ini salah satu cara kita untuk memacu wisatawan masuk ke Indonesia dengan melemahnya rupiah karena dengan melemahnya rupiah berarti berkunjung ke Indonesia menjadi semakin murah. Contoh misalnya paket ke Bali 3 hari 4 malam cukup dengan 250 dolar masuk pesawatnya,” kata Indroyono usai menghadiri sebuah acara di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (17/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, kebijakan ini juga konsisten dengan upaya pemerintah untuk mencapai target 20 juta kunjungan wisatawan di tahun 2019. Diharapkan pada tahun 2019 kontribusi sektor pariwisata terhadap penerimaan negara mencapai US$ 24 miliar.
Sebagai informasi fasilitas bebas visa saat ini hanya berlaku bagi 15 negara yaitu Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Hong Kong Special Administration Region (Hong Kong SAR), Makau Special Administration Region (Makau SAR), Cile, Maroko, Peru, Vietnam, Ekuador, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
Saat ini, pemerintah tengah mengkaji untuk menambah daftar tersebut menjadi 45 negara. Dalam waktu dekat 4 negara sudah dipastikan menerima fasilitas bebas visa yaitu Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Rusia. (gir/gir)