"RUPS memutuskan untuk membagikan dividen per lembar sahamnya Rp 72,24," ujar Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman usai RUPS, Rabu (18/3).
Adityawarman menjelaskan perolehan bersih tahun lalu karena ditopang oleh kenaikan 14,6 persen pendapatan usaha perseroan (di luar pendapatan konstruksi),dari 6,31 triliun pada 2013 menjadi Rp 7,23 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari pendapatan usaha tersebut, pendapatan tol meningkat 14,5 persen dari Rp 5,8 triliun menjadi Rp 6,65 triliun. Sedangkan pendapatan usaha lainnya meningkat 14,7 persen menjadi Rp 583 miliar," jelasnya.
Dari sisi belanja modal, Adityawarman mengungkapkan perseroan menghabiskan Rp 4,82 triliun atau 89,4 persen dari rencana awal. Alokasi dana sebesar Rp 3,23 triliun digunakan untuk mendanai pembangunan ruas tol baru.
"Aset kami meningkat 13,5 persen menjadi Rp 31,86 triliun pada tahun 2014," kata Adityawarman.
Laba 2015 Turun
Adityawarman mengutarakan Jasa Marga memasang target laba bersih untuk tahun ini sebesar Rp 1,2 triliun. Laba 2015 turun sekitar 14 persen dari pencapaian tahun ini yang mencapai Rp 1,4 triliun.
"Untuk tahun ini target kami Rp 1,2 triliun," jelas Adityawarman.
Sayangnya, dia tidak merinci penyebab turunnya laba beraih perseroan tahun ini. Namun, menurutnya target tersebut sudah memperhitungkan rencana ekspansi Jasa Marga pada sepanjang tahun ini. (gir/gir)