Dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Jokowi dan rombongan meninggalkan Tokyo menuju Nagoya dengan kereta cepat Shinkansen pada pukul 08.53 waktu setempat. Belum dilaporkan secara detail tujuan dan hasil dari kunjungan ke pabrik Toyota tersebut. Namun, pekan lalu Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengungkapkan bahwa pabrik Toyota merupakan salah satu target kunjungan Jokowi selama berada di Jepang.
Menurut Bambang, atasannya tersebut akan meminta kesediaan induk usaha PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia itu untuk menjadikan Indonesia sebagai hub baru pengiriman mobil produksinya ke seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingginya volume ekspor mobil Thailand, sebab Toyota menjadikan negara Gajah Putih itu sebagai salah satu pusat pengiriman mobilnya ke negara-negara lain. Artinya mobil Toyota produksi Thailand, sudah dimanfaatkan prinsipalnya untuk memenuhi permintaan mobil Toyota di negara lain.
“Kapasitas produksi pabrik Toyota di Indonesia saya yakin mampu memenuhi permintaan itu. Jadi nanti di pertemuan dengan Toyota akan dibicarakan mengenai hub tersebut,” jelasnya.
Ikut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Menteri BUMN Rini Sumarno, Panglima TNI Moeldoko dan Duta Besar Jepang. (gen)