Sementara untuk penjualan mobil di tingkat konsumen (ritel) dalam tiga bulan pertama 2015 sebanyak 257.114 unit, menurun 15 persen dibandingkan dengan perolehan kuartal I 2014 sebesar 303.776 unit. Demikian pula untuk penjualan ritel turun 12,3 persen menjadi 41.464 unit.
Salah satu mobil pabrikan lokal yang mengalami penurunan penjualan adalah Daihatsu, yakni minus sekitar 12 persen. Selama periode Januari-Maret 2015, tercatat jumlah kendaraan Daihatsu yang terjual di tingkat distributor (wholesales) sebanyak 45,317, turun dari 51.448. Sementara di tingkat ritel, penjualan Daihatsu juga turun menjadi 41.464 unit dari 47.232 unit pada kuartal I 2014.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam keterangan persnya, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menerangkan penjualan wholesales Daihatsu periode Januari-Maret 2015 masih ditopang oleh tiga kontributor utama, yakni Gran Max, Xenia dan Ayla.
Sementara itu, Astra Daihatsu Ayla menduduki tempat ketiga dengan kontribusi 9.040 unit atau 19.95 persen. Selanjutnya adalah SUV Daihatsu Terios menyumbang 3.022 unit atau 6.67 persen, diikuti oleh New Sirion yang menyumbang sebanyak 930 unit atau 2,05 persen dan New Luxio 795 unit atau 1,75 persen.
“Daihatsu melewati triwulan pertama tahun 2015 dengan pencapaian cukup baik," ujar Amelia Tjandra, Direktur Marketing ADM melalui keterangan tertulis, Jumat (10/4).
(ags)