"Sebanyak US$ 5 per kubik meter kami (Indonesia) harus merawat hutan dan Anda (negara asing) terima manfaatnya yang berasal dari negara saya. Anda harus bayar kembali dengan komitmen yang dilaksanakan di dunia," kata JK dalam pidatonya di acara Tropical Landscapes Summit, Jakarta Senin (27/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi ketika diberi udara bersih selama 11 bulan, negara tetangga tidak pernah berterima kasih pada Indonesia," tuturnya.
Belajar dari berbagai peristiwa itu, JK menghimbau para pelaku industri ekonomi menerapkan gaya hidup ramah lingkungan ke depannya. Konsep green economy ini diyakini Wapres dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap pelaku bisnis.
Jusuf Kalla mengatakan pengalaman Indonesia bertahan di tengah banyaknya bencana dan masalah lingkungan hidup bisa jadi contoh bagi negara asing. Salah satu contoh kecil yang bisa diteladani, kata JK, menggunakan batik sebagai pengganti jas guna sehingga tidak terlalu panas dan tidak menuntut pemakaian pendingin ruangan. (ags)