"Kalau bersinggungan dengan politik, biar Menterinya saja," ujar Sudirman pada saat pelantikan eselon I dan II Kementerian ESDM di Jakarta, Kamis (7/5).
Sudirman mengungkapkan, adanya larangan untuk menghindari hal yang bersifat vested interest itu ditujukan guna menjaga independensi Kementeriannya dalam mengelola sumber daya energi di Indonesia. Pasalnya seperti yang sudah-sudah, kebijakan di sektor ESDM kerap dibayangi kepentingan politik hingga praktik suap yang dilakukan pengusaha kepada para pejabat ESDM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berangkat dari hal tersebut, mantan Bos PT Pindad (Persero) itu pun meminta para pejabat eselon I dan II Kementerian ESDM yang baru dilantik untuk bekerja secara kompak dan tak takut dalam menentukan keputusan.
Pagi tadi, Kementerian ESDM diketahui memiliki lima orang pejabat eselon I baru yang dipilih melalui seleksi terbuka. Tiga orang diantaranya meneruskan jabatan yang sebelumnya diemban, serta dua orang lainnya merupakan pejabat baru.
Kelima nama eselon I tadi meliputi:
1. I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja disahkan sebagai Dirjen Minyak dan Gas (Migas) setelah sebelumnya hanya menjabat Pelaksana Tugas.
2. Jarman yang tetap menjadi Dirjen Ketenagalistrikan.
3. Rida Mulyana yang juga tetap menjabat sebagai Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).
4. Bambang Gatot Ariyono yang ditunjuk sebagai Dirjen Mineral dan Batu Bara (Minerba).
5. Satry Nugraha yang kini menduduki kursi Sekjen Dewan Energi Nasional (DEN). (gen)