“Sekarang Citilink sudah ditambahkan lagi jumlah pesawat yang dihibahkan (dari Garuda Indonesia). Ada penambahan (Boeing) 737 (kepada Citilink) jadi sudah memenuhi apa yang disyaratkan oleh pemerintah maupun yang disyaratkan oleh undang-undang," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo dalam paparan publik di kantornya, Tangerang, Jumat (15/5).
Arif mengungkapkan hingga Maret 2015 Citilink telah mengoperasikan 38 pesawat dengan rincian empat pesawat milik jenis Boeing B737-300 dan 34 pesawat sewa jenis Airbus A320-200. Rencananya, hingga akhir tahn 2015, Citilink akan mengoperasikam sebanyak 40 pesawat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, sesuai dengan Pasal 118 UU Nomor 1 Tahun 2009, setiap maskapai penerbangan berjadwal harus memiliki setidaknya lima pesawat berstatus hak milik dan lima pesawat lagi berstatus sewa.
Arif mengungkapkan tahun ini Garuda Indonesia akan melakukan penambahan sebanyak 18 pesawat. Adapun rinciannya terdiri dari 7 pesawat jenis Boeing 737-800 NG, 3 pesawat jenis Boeing 777-300ER, 3 pesawat jenis CRJ-1000, 3 pesawat jenis ATR 72-600, dan 2 pesawat jenis Airbus 330-300.
“Jadi 18 pesawat ini yang akan menopang pertumbuhan (Garuda Indonesia) di tahun 2015" kata Arif dalam kesempatan yang sama.
Sebelumnya, hingga Maret 2015 Garuda Indonesia telah mengoperasikan sebanyak 136 unit pesawat yang terdiri dari 117 pesawat berstatus sewa dan 19 pesawat berstatus milik.