“Tidak masalah (dibentuk holding perusahaan pelabuhan). Kan kami (Pelindo III) dari dulu sudah menyiapkan diri,” kata Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto di Jakarta, Selasa (19/5).
Djarwo mengungkapkan apabila kemampuan perusahaan dalam menghimpun dana untuk berinvestasi akan semakin besar, maka artinya pembangunan bisa lebih cepat. Menurutnya hal itu yang diinginkan oleh Presiden Joko Widodo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Makanya Pak Presiden mengharapkan (perusahaan BUMN) segera di-holding-kan supaya kemampuannya segera terkonsolidasi. Nah, kalau sudah terkonsolidasi kan kemampuan untuk menggalang dananya bisa lebih besar,” kata Djarwo.
“Kalau ditanya kapan tepatnya akan terwujud, Bu Rini (Menteri BUMN Rini Soemarno) yang lebih tepat menjawab,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno menyatakan bahwa pemerintah, atas intruksi Presiden Joko Widodo, masih mengkaji bentuk holding BUMN yang tepat. “Sedang kami (pemerintah) lihat, yang paling cepat kemungkinan adalah (BUMN) pelabuhan,” tutur Rini di Jakarta, Senin (18/5) kemarin. (gir)