Untuk diketahui, Telkom menawarkan kupon bunga obligasi di kisaran 8,91 persen hingga 11,55 persen. Obligasi yang akan diterbitkan merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) Obligasi Telkom sebesar Rp 12 triliun.
Direktur Keuangan Telkom Heri Sunaryadi menjelaskan, obligasi berkelanjutan tahap I yang akan diterbitkan pada semester pertama tahun ini senilai Rp 7 triliun. Jangka waktu jatuh tempo (tenor) obligasi ini ditawarkan mulai dari 7 tahun, 10 tahun, 15 tahun, dan 30 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksi korporasi ini, Telkom sudah memilih beberapa sekurita sebagai penjamin emisi (underwriter) serta lembaga penunjang untuk kepentingan penerbitan obligasi.
"Kami sudah menunjuk Bahana Securities sebagai lead underwriter. Penjamin lainnya yaitu Danareksa Sekuritas, dan Trimegah Securities," kata Heri.
Novita Lubis, Direktur Investment Banking Bahana Securities menyatakan pihaknya optimistis obligasi Telkom tersebut bakal diserap oleh pasar seluruhnya. Pasalnya baru kali ini obligasi korporasi menawarkan tenor yang sangat lama.
“Obligasi korporasi dengan tenor 30 tahun ini merupakan yang pertama di Indonesia. Benchmark yang kami gunakan adalah Surat Utang Negara (SUN) FR0067,” jelasnya.
Stephanus Turangan, Presiden Direktur Trimegah Securities mengatakan penerbitan obligasi dengan tenor jangka panjang ini dilakukan untuk dapat menjangkau banyak kategori investor. “Khusus untuk tenor 30 tahun, banyak diminati oleh dana pensiun dan perusahaan asuransi,” katanya. (ded/ded)