“Plastik polivinil yang digunakan untuk membuat beras itu bahan yang sama untuk membuat pipa paralon. Jadi kalau kita makan beras tersebut, sama saja kita menelan pipa paralon," kata Rahmat di Bekasi, dikutip dari Kantor Berita Antara, Kamis (21/5).
Menurut Rahmat, laboratorium Sucofindo telah melakukan uji kandungan beras tersebut selama dua hari yaitu mulai Selasa (19/5) sampai Rabu (20/5).
Hasilnya, kata dia, beras yang dijual pedagang bernama Sembiring di Pasar Mutiara Gading itu terbukti mengandung bahan baku plastik yang berbahaya bagi kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT