Adisam, Kepala Bagian Pengujian Laboratorium Sucofindo di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat mengatakan setidaknya ada lima bahan kimia yang digunakan oleh produsen beras plastik untuk membuat beras berbahaya tersebut.
Dia menyebut senyawa kimia dari beras sampel yang diuji laboratoriumnya terdiri dari BBP (benzyil butyl phtalate), DEHP (diethyl hexyl phthalate), dan DMP (dimethyl phthalateshalate). Tiga bahan tersebut merupakan bahan pembuat polyvinyl chloride yang kemudian dicampurkan lagi dengan senyawa kimia pelentur plastik sehingga bisa dibentuk menyerupai beras.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adisam menjelaskan, Sucofindo telah memeriksa 250 gram sampel beras plastik menggunakan alat penapis dan spektrum inframerah untuk melihat keberadaan senyawa penyusunnya. Beras sampel sendiri diambil dari Pasar Mutiara Gading Timur, Bekasi oleh petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi dua hari lalu.
"Ternyata ada spektrum identik dengan senyawa polyvinyl chloride yang biasa digunakan untuk bahan baku industri," katanya.