"Saya inginnya ekspor ke Filipina bisa mencapai angka 100 ribu unit pada akhir tahun 2016 mengingat kapasitas perusahaan mencapai 1,1 juta unit per tahunnya," ujar Saleh di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (26/5).
Saleh juga menginginkan perusahaan untuk mengekspor motor jenis 150 cc dan tidak sekedar untuk mengekspor motor jenis 100 cc saja demi memperbaiki neraca perdagangan dan menggerakkan industri motor dari hulu ke hilir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur PT AHM Toshiyuki Inuma menyanggupi keinginan Saleh jika permintaan motor dari Filipina menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Bahkan tak menutup kemungkinan perusahaan akan mengekspor ke negara lain jika terdapat permintaan dari lokasi tersebut.
"Sedangkan untuk ekspor motor 150 cc juga kita siap asalkan memang terdapat permintaan. Selain itu, dalam waktu dekat kita juga berencana untuk ekspor motor 100 cc yang lain, tapi untuk saat ini kami masih belum bisa beritahu," tambah Inuma.
Sementara data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat angka 41.482 unit pada kuartal I 2015, atau naik sebesar 558,55 persen dibandingkan dengan nilai ekspor motor pada periode yang sama tahun lalu dengan raihan 6.299 unit. Sedangkan target ekspor sepeda motor tahun ini diharapkan bisa mencapai 60 hingga 80 ribu unit. (gir/gir)