"Kami berharap dapat meningkatkan jumlah turis yang datang ke Bali dengan konektivitas dan produk (penerbangan) yang lebih baik,“ tutur Country Manager Emirates untuk Indonesia Satish Sethi ketika ditemui di Jakarta, Rabu (27/5).
Sethi mengungkapkan, tahun lalu lebih dari 3,7 juta turis mancanegara mengunjungi Bali. Sebanyak 800 ribu turis diantaranya berasal dari Eropa dan Timur Tengah yang merupakan target penumpang utama yang dibidik oleh rute baru ini. Rute ini juga membidik penumpang dari Amerika yang tahun lalu kunjungannya ke Bali mencapai sekitar 176 ribu turis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya rute ini, lanjut Sethi, akses pengunjung dari Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika untuk terbang ke Bali, ataupun sebaliknya, dapat lebih cepat dan mudah karena tidak banyak penerbangan dari wilayah tersebut yang datang langsung ke Bali.
Layanan penerbangan non-stop antara Dubai dan Bali akan beroperasi menggunakan armada Boeing 777-300ER berkapasitas 426 kursi yang tersedia dalam dua jenis kelas penerbangan (ekonomi dan bisnis).
Dengan total empat penerbangan ke Indonesia melalui Bali dan Jakarta, Emirates dapat menciptakan koneksi yang lebih baik ke 37 destinasi di Eropa, 13 destinasi di Timur Tengah dan 10 destinasi di Amerika Serikat. Tidak hanya bagi penumpang namun juga layanan kargo.
Sebagai informasi, Bali akan menjadi destinasi global ke-145 Emirates dan akan menambah daftar rute Emirates di wilayah Asia Pasifik yang mencapai 17 destinasi di 11 negara di Asia. (gir/gir)