Dengan adanya pembukaan toko ini, perusahaan berharap dapat meningkatkan penjualan lampu LED bagi kebutuhan proyek-proyek besar. Apalagi kontribusi penjualan lampu LED terhadap penjualan perusahaan diharapkan bisa sebesar 70 persen dari total target penjualan sebesar Rp 1 triliun di tahun 2018.
"Panasonic memiliki ambisi kuat untuk menembus pangsa pasar lampu LED di dalam negeri sebesar 10 persen pada tahun 2018. Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan jaringan distribusi yang kuat dan penyediaan pengetahuan yang komprehensif bagi para pengguna produk kami, salah satu bentuknya adalah dengan membuka gerai ini," ujar Presiden Direktur PT Panasonic Gobel Eco Solutions Sales Indonesia, Yoshihide Nagano di Jakarta, Jumat (5/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam toko seluas 170 meter persegi ini, perusahaan menyediakan model lampu SmartArchi Series, iD Series, dan High CRI LED Lighting Series. Rencananya, perusahaan juga akan menambah 1.500 item lampu LED non-residensial ke dalam toko tersebut.
"Untuk investasi kami juga tidak bisa menilainya, karena kami menghitung seluruh pengeluaran untuk pengembangan LED ini secara akumulatif. Salah satu pengembangan penjualan LED yang lain selain pembukaan gerai ini adalah pameran di IndoBuild Tech dan juga Engineering Center. Semoga kami bisa capai target seperti apa yang diharapkan," tutur Senior General Manager PT Panasonic Gobel Eco Solutions Sales Indonesia, Widyastama Nugraha ketika ditemui di tempat yang sama.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Panasonic memasang angka proporsi penjualan lampu bagi non-residensial sebesar 40 persen dari proyeksi penjualan sebesar Rp 1 triliun, atau sebesar Rp 400 miliar di tahun 2018. Angka ini jauh lebih besar dibanding tahun 2014 di mana porsi penjualan lampu bagi kebutuhan proyek mencapai 20 persen dari total penjualan sebesar Rp 400 miliar, atau hanya sebesar Rp 80 miliar saja.