Moelyono Soesilo, Manajer Pemasaran Taman Delta menjelaskan kawasan Eropa Tengah dan Timur cukup menjanjikan bagi para pelaku usaha kopi Indonesia. Hal tersebut diperkuat dengan nilai ekspor kopi Taman Delta yang terus meningkat sejak 2013.
Dua tahun lalu, Taman Delta berhasil mengekspor kopi Semarang sebanyak 40 peti kemas senilai US$ 1,48 juta dan tahun lalu sebanyak 40 peti kemas senilai US$ 1,62 juta. Sementara hingga Mei 2015, Moelyono mengaku perusahaannya telah berhasil mengekspor kopi sebanyak 12 peti kemas senilai US$ 520 ribu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Redah Respaningsih, Kepala Departemen Pemasaran PTPN IX menyebut selain kopi, Jawa Tengah juga menghasilkan produk-produk perkebunan lainnya yang dapat diekspor. Beberapa diantaranya adalah karet dan teh yang telah diekspor ke sejumlah negara, termasuk ke Ukraina dan Rusia.
“Kerja sama kami dengan Rusia dalam eskpor karet memuaskan. Diharapkan dukungan dan bantuan Kementerian Luar Negeri dalam meningkatkan kerja sama tersebut”, ujar Redah.
“Kami bersama perwakilan-perwakilan Indonesia di kawasan siap membantu para pelaku usaha Indonesia. Hal ini sejalan dengan kebijakan diplomasi ekonomi pemerintah Indonesia dalam meningkatkan nilai ekspor”, ujar Irawan. (gen)