Dari informasi yang diperoleh CNN Indonesia, pengumuman Bayu sebagai BLU CPO Supporting Fund sendiri akan dilaksanakan pada Senin (15/6) di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum dipercaya menjabat Kepala BLU Bayu tercatat sebagai mantan Wakil Menteri Perdagangan di era pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2010 ketika terjadi perombakan kabinet.
Soal struktur BLU CPO Supporting, Bayu akan dibantu oleh empat orang deputi yang saat ini masih dipilih. "Senin depan ada press conference di Kemenko," kata Dadan.
Adapun Menteri Sofyan mengatakan program CPO fund disusun untuk keberlanjutan pengembangan kelapa sawit. Menurut dia ada lebih dari 3,5 juta hektar kebun rakyat yang produktivitasnya rendah sekali karena usia tanaman yang sudah tua.
“Makanya dana itu kita gunakan untuk replanting. Kemudian sawit punya potensi pertumbuhan produksi yang besar. Kebun rakyat rata-rata cuma bisa menghasilkan 3-4 ton, sementara korporasi bisa mencapai 7-8 ton,” katanya.
Atas dasar hal tersebut, lanjut Sofyan, pemerintah perlu melakukan research development yang bagus. Ia mengatakan, nantinya dana itu juga akan dikucurkan untuk pelatihan petani dan sumber daya manusia di bidang perkebunan.
“Kalau kita bisa tingkatkan produktivitas petani sebanyak 50 persen, hal itu akan menaikkan produktivitas nasional hingga 30 persen,” ucapnya. (ded/ded)