“Ekspor essential oil dan toiletries di Indonesia pada 2014 kan US$ 1,2 miliar. Harapan Pak Menteri Perdagangan (Rachmat Gobel), harapan pemerintah, adalah dalam tahun 2019 bisa menyumbang sampai dengan 300 persen jadi adalah US$ 3,6 miliar,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Nus Nuzulia Ishak usai menghadiri acara peresmian pabrik baru PT Mandom Indonesia Tbk di Kawasan Industri MM2100, Bekasi, Jumat (12/6).
Pilihan Redaksi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain akan menggenjot ekspor produk kecantikan dan kosmetik ke negara-negara tujuan ekspor utama, pemerintah juga akan mendorong ekspor ke negara-negara di Afrika seperti Mozambique, Kenya, Afrika Selatan, dan Madagaskar. Pasalnya, trend pertumbuhan ekspor di negara-negara tersebut cukup tinggi yaitu di atas 20 persen.
Sementara itu, produk essential oil dan toiletries Indonesia yang terbanyak diekspor tahun lalu adalah sabun dan sejenis/HS 3401 sekitar 48,57 persen; minyak esensial dan sejenisnya/HS 3301 sekitar 12,18 persen; produk kecantikan dan kosmetik/HS 3304 sekitar 10,46 persen, campuran wewangian sebagai bahan baku industri/HS 3302 sekitar 8,15 persen, serta parfum dan cairan pewangi/HS 3303 sekitar 8,91 persen. (ded/ded)