Nama-nama yang mengisi posisi tersebut mewakili pemerintah adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil sebagai Ketua Dewan Pengarah, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro sebagai Pengawas BLU dan Anggota Dewan Pengarah.
Pemerintah juga menugaskan empat menteri kabinet kerja lainnya sebagai Dewan Pengarah yaitu Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, dan Menteri Perindustrian Saleh Husin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian Presiden Direktur Surya Dumai Grup (SDG) Martias, Presiden Direktur PT Astra Internasional Prijono Sugiarto yang mewakili pelaku usaha industri pemakai biodiesel, Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Asmar Arsjad, dan mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal era Susilo Bambang Yudhoyono yaitu Mahendra Siregar yang akan berperan sebagai narasumber yang mewakili stakeholder kelapa sawit lainnya.
"Selain diisi menteri-menteri terkait, Dewan Pengarah juga diisi oleh sejumlah pengusaha yang berpengaruh di industri sawit, dengan porsi gembornya yang lumayan dan ini juga berdasarkan kesepakatan dari mereka (swasta)," kata Bambang usai konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (15/6).
Bambang mengombinasikan pejabat pemerintah dengan kalangan profesional sebagai Dewan Pengarah, kinerja BLU tersebut akan menjadi lebih seimbang dalam pembagian tugas antara pemerintah dengan swasta.
"Ya pastinya akan memudahkan mana yang akan menjadi tugas dan fokus pemerintah dengan swasta," kata Bambang.