Berdasarkan prospektus yang dipublikasikan Rimo, mekanisme right issue tersebut masuk dalam gelaran penawaran umum terbatas I (PUT I) melalui penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang bakal diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 4 Agustus 2015.
Nantinya, perseroan bakal menerbitkan 30,6 miliar lembar saham dengan nominal Rp 250 per lembar. Setiap pemegang 1 saham disebut memiliki hak atas 90 HMETD untuk membeli 1 saham baru dengan harga penawaran Rp 265 per lembar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan menyatakan bakal menggunakan dana hasil rights issue untuk sejumlah aksi korporasi. Pertama, mengakuisisi 99,98 persen saham PT Hokindo Mediatama (HM) dengan nilai setara dengan 77,65 persen dari hasil penghimpunan dana sebesar Rp 6,25 triliun.
Patut diketahui, PT Hokindo Mediatama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang real estate. Rencananya, setelah akusisi terhadap Hokindo rampung, Rimo akan memfokuskan usahanya pada pengembangan properti untuk perkotaan yang terintegrasi di beberapa wilayah di Indonesia seperti Jakarta, Cianjur, Serang, Sumbawa, Banjarmasin, Kendari, Balikpapan, Pontianak dan Bekasi.
Untuk diketahui, Rimo saat ini adalah perusahaan perdagangan dan keagenan yang masih bergerak dalam bidang usaha speciality store yang fokus pada penjualan produk pakaian jadi, aksesoris, dan kosmetika.