Namun untuk bisa mencapai target tersebut, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengaku membutuhkan dukungan dari warga sekitar lokasi rencana pembangunan PLTP Tampomas.
“Proyek ini tertunda pelaksanaanya karena belum padunya komunikasi di antara masyarakat, pemerintah dan pengembang,” ujar Rida dikutip dari laman Kementerian ESDM, Senin (29/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Padahal di wilayah tersebut memiliki titik potensi panas bumi yang berada di Gunung Tampomas. Oleh karena itu kami mengimbau masyarakat Sumedang untuk mendukung proyek panas bumi Tampomas, sehingga bisa berkontribusi dalam penyediaan energi listrik di Kabupaten Sumedang dan Jawa Barat," kata Rida.
Menurut Rida, dengan terlaksananya proyek ini akan dapat memberikan manfaat positif yang signifikan bagi masyarakat di Kecamatan Buahdua dan Conggeang melalui pengingkatan lapangan kerja, pengembangan masyarakat dari perusahaan serta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Daerah Kabupaten Sumedang.
"Selain itu, Daerah juga dapat memperoleh keuntungan lainnya berupa Dana Bagi Hasil dari pengusahaan panas bumi yang dapat dipergunakan untuk pembangunan Daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumedang," jelasnya. (gen)