Arahan utama yang disebut Jokowi adalah, direktorat jenderal itu harus mampu mengatasi permasalahan penyulundupan barang illegal melalui jalur manapun yang dinilai bisa mengganggu industri dalam negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi arahan Jokowi tersebut, lanjut Heru, Bea Cukai akan melakukan optimalisasi pengawasan di titik-titik daerah rawan penyelundupan. Sejak Januari 2015 sendiri Bea Cukai sudah melakukan 57 kali penindakan terhadap komoditas beras illegal.
Selain itu Jokowi juga meminta Heru beserta anak buahnya mampu mengurusi masalah waktu bongkar muat di pelabuhan (Dwelling time) yang sempat menjadi sorotan sang Presiden. Jokowi meminta masa bongkar muat di pelabuhan harus bisa terselesaikan dalam satu hari.
"Sedangkan arahan ketiga, Bea Cukai diminta menempatkan atau menugaskan pejabat ataupun petugasnya yang profeisonal dan tepat pada posisinya. Ini menyangkut tantangan dan target penerimaan berat yang harus dihadapi Bea Cukai," papar dia. (ded/ded)