Riecky Patrayudha, Assistant to Department Head of Aftersales SIS menjelaskan target pelayanan purnajual 6 ribu kendaraan pemudik ini terdiri dari 4.100 mobil dan 1.900 motor yang akan dilayani. Target tersebut meningkat 20 persen dibandingkan dengan realisasi program purnajual mudik pada tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama sembilan hari pelaksanaan program, jelas Riecky, perusahaan meramalkan pemudik yang menggunakan mobil akan bertambah 51 persen, dari 1,3 juta mobil menjadi 2,02 juta mobil. Sementara untuk pemudik sepeda motor, angkanya diprediksi tumbuh 14 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
Kendati membeberkan target pengguna layanan purnajual, namun Riecky enggan memberikan target pendapatan yang bisa dihasilkan dari program ini. Namun, Ricky memastikan pendapatan purnajual pada kegiatan ini akan sangat berpengaruh pada total pendapatan purnajual perusahaan di akhir tahun pembukuan.
"Memang revenue aftersales saat mudik adalah pendapatan (purnajual) paling tinggi di antara 12 bulan yang ada. Tapi kita tak hanya sekedar memikirkan revenue, tapi bagaimana menyediakan servis ke konsumen. Selain itu, untuk jumlah pendapatan dari program ini, kami tak bisa disclose," katanya.
Sebagai informasi, program purnajual mudik Suzuki ini telah memasuki tahun ketiga dengan konsentrasi pelayanan terpusat di Jawa Tengah mengingat 32 persen dari 1,3 juta pemudik yang menggunakan mobil melewati jalur tersebut pada tahun lalu.