Faik Fahmi, Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha AP II mengatakan perusahaannya akan mendedikasikan terminal 3 untuk digunakan Garuda bersama maskapai asing lain yang tergabung dalam aliansi SkyTeam.
“Terminal 3 ini akan kita jadikan khusus maskapai full service, dan diprioritaskan untuk penerbangan domestik dan internasional Garuda dan SkyTeam bersama maskapai asing lain. Kemudian maskapai low cost carrier (LCC) yang sekarang beroperasi disana akan dipindah ke Terminal 1,” ujar Faik saat berkunjung ke kantor redaksi Detik Finance, Jakarta, Kamis (9/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Faik, alasan menjadikan terminal 3 sebagai terminal khusus maskapai full service adalah untuk meningkatkan porsi pendapatan non aeronautika AP II. Daya beli penumpang maskapai full service disebutnya lebih tinggi dibandingkan penumpang LCC. Hal itu diyakini akan meningkatkan pendapatan para tenant yang menyewa toko di terminal 3 sehingga berujung pada meningkatnya pendapatan AP II.
Tahun Depan
Rencana pemindahan pusat operasi Garuda ke terminal 3 tersebut menurutnya akan dilakukan mulai Mei 2016 ketika pengembangan yang saat ini sudah 80 persen dikerjakan bisa digunakan. “Terminal 3 fully operate-nya Desember 2016,” ujar Faik.
Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi menambahkan, dirinya berharap keputusan perseroan untuk memindahkan operasional maskapai dari terminal 3 untuk mengakomodir Garuda tidak dipermasalahkan maskapai lain.
“Di beberapa negara, terminal untuk maskapai LCC dan full service itu dibedakan. Kalau di negara lain, terminal LCC itu sederhana sekali. Kami menilai kalau dipindahkan ke terminal 1 Soekarno-Hatta masih lebih baik lah. Kami akan tertibkan tenant di terminal 1 dan 2 sehingga ruang publiknya lebih besar dan nyaman untuk penumpang,” jelas Budi.
Mantan Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk itu mengakui bahwa AP II berupaya untuk merebut pasar penerbangan transit yang selama ini dikuasai oleh Bandara Changi, Singapura.
Ia memperkirakan jika rencana tersebut berjalan lancar, sedikitnya 1.600 orang dari Asia yang hendak terbang ke Australia setiap hari bisa singgah dan berbelanja di terminal 3.
Lontaran Faik dan Budi tersebut dibenarkan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo. “Garuda akan memperkuat network SkyTeam di bagian Selatan dengan membangun hub di terminal 3 Soekarno-Hatta tahun depan. Hal ini sudah dibahas dalam CEO SkyTeam meeting Minggu, 7 Juni kemarin,” kata Arif. (gen)