"Di sana saya banyak bertemu dengan pengusaha yang memang sangat-sangat berminat melakukan investasi Indonesia," kata Rini saat ditemui di kawasan Senayan, Minggu (12/7).
Menurutnya, kebanyakan pengusaha di Benua Biru menanyakan tentang prioritas pembangunan infrastruktur di Indonesia. Sejumlah proyek infrastruktur yang menjadi fokus mereka antara lain pembangkit listrik, jalan tol, pelabuhan, dan bandara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di Jerman, Rini mengatakan sudah bertemu dengan pihak KfW Bankengruppe yang juga berminat untuk meningkatkan investasi di Indonesia. Salah satu perusahaan Jerman yang tertarik melanjutkan investasi adalah Siemens. Rini berharap Siemens yang sudah memproduksi komponen dan turbin di Cilegon dapat mengambangkan investasinya lebih lanjut.
Di sisi lain, pertemuan Rini di Belanda menghasilkan hal yang berbeda. Ia dan pihak Fort Rotterdam membicarakan mengenai pembangunan pelabuhan.
"Mereka sangat berharap kerja sama dengan Pelindo III untuk mengembangkan Pelabuhan Kuala Tanjung," katanya.
Kendati sudah membicarakan proyek-proyek ke depan dengan beberapa negara tersebut, namun Rini mengatakan belum ada perjanjian maupun komitmen dengan pihak-pihak tersebut.
"Masih menjajaki beberapa hal, tapi berita yang menyenangkan bahwa mereka sangat berminat investasi Indonesia dan memberikan pembiayaan yang panjang dengan bunga yang atraktif," ujarnya. (ags)