Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil menjelaskan Keppres yang akan segera dibuat pemerintah itu nantinya bisa dijadikan landasan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk menunjuk BUMD yang dianggap paling kompeten, dalam hal ini JakPro untuk membangun proyek LRT yang beroperasi di Jakarta. Jika proyek transportasi massal tersebut telah selesai dibangun, nantinya pemerintah daerah akan membelinya.
"Nanti setelah selesai baru dinilai oleh konsultan berapa biayanya. Katakanlah Rp 5 triliun, Pemerintah DKI bayar Rp 5 triliun," ujar Sofyan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (13/7) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, kedua proyek yang diharapkan bisa mulai dibangun pada Agustus mendatang itu nantinya dipastikan akan menjadi milik pemerintah, karena prasarana tidak mungkin dibangun oleh pihak swasta.
Menurut dia, dua ruas tersebut memenuhi aspek intermoda di mana stasiunnya tersambung dengan stasiun KRL dan halte-halte busway serta stasiun Mass Rapid Transit (MRT) yang juga akan dibangun. Dua ruas ini diharapkan bisa selesai sebelum perhelatan Asian Games 2018 nanti di mana Jakarta menjadi tuan rumah.
Mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) itu berpendapat, nantinya operator sarana LRT yang telah dibangun Adhi Karya maupun JakPro akan ditenderkan. "Bukan pembangunan prasarananya ya, tapi operator sarananya akan ditenderkan. Apakah nanti akan mengoperasikan oleh Adhi Karya, atau KRL Jabodetabek, atau KAI, siapa saja yang dianggap berkompeten," kata dia.
Ahok optimistis Kementerian Perhubungan akan mengatur segala yang diperlukan dalam pembangunan proyek ini. "Jadi yang ngatur-ngatur semua mereka (Kementerian Perhubungan). Kami tidak usah ribut lagi. Justru pembangunan APBN juga bisa masuk, karena trase jadi punyanya Kemenhub, kayak kereta api, di bawah Dirjen Kereta Api nanti," kata dia.
Mantan Bupati Belitung Timur itu berharap tahun ini pembangunan proyek tersebut sudah bisa langsung dimulai. Ia menyebutkan, pemerintah daerah telah menyiapkan depo. "Kami ingin tahun ini langsung mulai. Depo kita sudah siap," ujar dia.