Ahok—sapaan Basuki—mengatakan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan membangun koridor LRT jurusan Bekasi-Grogol. Selain itu, Pemprov DKI juga diminta ikut terlibat dalam rencana pembangunan jaringan kereta cepat dari Jakarta menuju Bandung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu Ahok memberikan masukan soal kendala yang bakal dihadapi jika pembangunan kereta cepat di Halim ini dilanjutkan. Sebagai gantinya, Ahok menawarkan Stasiun Manggarai.
Ahok sendiri menilai, pemerintah seharusnya membangun kereta yang dapat berjalan di jaringan rel sempit. Pasalnya saat ini semua kereta yang beroperasi Pulau Jawa berjalan di rel yang sempit.
"Buat apa memaksa (menggunakan kereta yang besar). Nanti juga kalau rusak bagaimana? Kalau kereta yang sempit kan bisa menumpang (ke jalur kereta yang sudah ada). Kalau kereta yang lebar kan jadi masalah," kata Ahok.
Selain rute LRT dari Pemerintah Pusat yang membentang sepanjang Bekasi-Grogol, Pemprov DKI Jakarta juga telah merencanakan membangun tujuh koridor LRT mulai akhir tahun ini. Ketujuh rute tersebut ialah Kebayoran Lama-Kelapa Gading (21,6 km), Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km), Joglo-Tanah Abang (11 km), Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km), Pesing-Kelapa Gading (20,7 km), Pesing-Bandara Soekarno-Hatta (18,5 Km), dan Cempaka Putih-Ancol (10 km). (sur)