Sebagai informasi, Bayu Krisnamurthi telah ditetapkan sebagai Direktur Utama BPDP sejak badan tersebut dibentuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dadan sebelum ditunjuk sebagai Direktur BPDP menjabat sebagai Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sedangkan Witjaksana Darmosarkor berasal dari kalangan profesional, seorang peneliti sawit yang sudah 10 tahun memimpin Pusat Penelitian Kelapa Sawit di Medan.
Sebelumnya, Menkeu menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 113/PMK.01/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (CPO Fund). Dalam aturan yang diteken pada 10 Juni 2015 tersebut, Bambang menitahkan dibentuknya lima direktorat yang akan membantu Direktur Utama Bayu Krisnamurthi dalam memungut dana dari perusahaan hulu sampai hilir sawit sampai menyalurkannya kembali.
Dikutip dari aturan yang salinannya diperoleh CNN Indonesia, lima direktorat tersebut adalah Direktorat Keuangan, Umum, Kepatuhan dan Manajemen Risiko yang sudah memiliki Yuniar Yanuar Rasyid sebagai Direktur. Yuniar sendiri sebelumnya menjabat sebagai Direktur Akuntansi dan Pelaporan Keuangan di Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan.