Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo menjelaskan indikasinya bisa dilihat dari nilai rupiah saat ini yang berada di bawah nilai Riil Effective Exchange Rate (REER) atau undervalue.
"Kalau dilihat REER, memang rupiah ada di bawah 100. Itu menunjukkan slidely undervalue dibanding currency-currency negara mitra utama kita," ujar Agus saat ditemui usai menggelar acara Halal Bihalal di Gedung BI Pusat, Rabu (22/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menilai ada hikmah yang bisa diambil dari murahnya rupiah saat ini. Kondisi ini dinilai cukup baik untuk meningkatkan daya saing usaha khususnya ekspor.
Untuk memacu ekonomi, lanjut Agus, pemerintah diharapkan segera mengeksekusi proyek-proyek infrastrukturnya guna memaksimalkan penyerapan anggaran. (ags/ded)