Lee Hwa Soo, Chief Financial Officer Bank KEB Hana mengatakan penambahan modal tersebut difokuskan untuk membantu bisnis pengembangan UMKM dan sektor konsumer.
"Kami ingin terus melanjutkan pertumbuhan yang seimbang di segmen UKM dan konsumer dengan melakukan penambahan modal dan ekspansi bisnis KEB Hana," ujar Hwa Soo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (29/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk menambah modal lagi, kami rencanakan akan menerbitkan subordinate bond pada pertengahan tahun depan, namun untuk detailnya kami harapkan sabar menanti," ujarnya.
Rasio kecukupan modal (CAR) selama 2015 pun ditargetkan berada di level 19,31 persen, atau naik dari tahun sebelumnya yang hanya 18,47 persen.
Penyaluran kredit KEB pada tahun ini diperkirakan mencapai Rp 22 triliun, naik dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 14 triliun.
Hingga semester I, penyaluran pinjaman Bank KEB Hana ke sektor usaha, korporasi dan UMKM sebesar Rp 17 miliar atau 97,5 persen dari total kredit yang dikucurkan. Sementara sisanya, 2,5 persen atau Rp 438 juta merupakan kredit konsumsi. (ags/gen)