“Pelemahan perekonomian Indonesia telah berdampak terhadap sektor perbankan, namun kami tetap dapat mempertahankan kinerja keuangan yang positif,” tutur Presiden Direktur BCA Jahja Setiatmadja dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (29/7).
Jahja mengungkapkan pendapatan operasional BCA meningkat 14,2 persen year on year menjadi Rp 22,6 triliun pada semester I 2015 dari 19,8 triliun pada semester I 2014. Raupan tersebut ditopang dari pendapatan bunga bersih yang naik sebesar 11,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 17,1 triliun dan pendapatan non bunga bersih sebesar Rp 5,4 triliun atau naik 23,9 persen dari semester I tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sejak beberapa tahun terakhir kami bisa menambah 50-60 cabang per tahun. Itu merupakan invetasi yang lumayan besar karena kami harus sewa atau membeli ruko. Setiap penambahan cabang berarti penambahan personel. Kami juga menambah mesin-mesin ATM,” tutur Jahja
Sementara itu, kredit konsumer pada paruh pertama tahun ini tercatat naik 9,2 persen menjadi Rp 96,4 triliun. Portofolio Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih dominan menopang kredit konsumer dengan angka Rp 56,9 triliun atau meningkat 7,7 persen year on year. Sedangkan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) yang disalurkan naik 11,6 persen menjadi Rp 30,5 triliun.
Di lini bisnis kartu kredit, outstanding lini ini tercatat Rp 9 triliun atau naik 10,5 persen. Sedangkan, kredit korporasi tercatat naik 6,4 persen menjadi Rp 113,2 triliun.
Non Performing Loan (NPL) untuk semester I 2015 berada di level 0,7 persen masih di bawah rata-rata sektor perbankan tanah air yang tercatat 2,5 persen.
Sementara itu, dana deposito tercatat Rp 109,1 triliun atau meningkat 13,7 persen year on year pada semester 1 2015. Sedangkan secondary reserves tercatat sebesar Rp 75,5 triliun.
Lebih lanjut, rasio kredit terhadap DPK pada semester I 2015 berada di level 75,7 persen di bawah rerata industri yang tercatat 87,9 persen. Sementara rasio kecukupan modal tercatat sebesar 19,0 persen selama 6 bulan terakhir. (gen)