Ini mengingat dari pagu anggaran yang mencapai Rp 118,5 triliun, Kemen PU-Pera baru menyerap sekitar Rp 24,8 triliun atau 20,6 persen. Tak ayal, penyerapan tersebut diketahui lebih lambat dibandingkan dengan kinerja penyerapan tahun lalu dengan periode yang sama yakni 29,6 persen.
"Penyerapan anggaran mulai efektif pada Mei. Karena ada APBNP nomenklatur DIPA sehingga akhir anggaran bisa 93 persen kami targetkan dari target APBNP 91,8 persen," ujar Basuki dalam konferensi pers mengenai realisasi APBNP 2015 Semeter I di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian proyek-proyek yang sedang dikerjakan," katanya.
Adapun pihaknya juga akan menerapakan multiyears contract untuk sejumlah proyek pada 2016 mendatang dimana nantinya pengerjaan proyek akan dilakukan lebih dari satu tahun anggaran. "Dengan multiyears kontrak bisa mempercepat pencairan," ujar Basuki.