Ekonom Senior Bank Standard Chartered Eric Sugandi memprediksi selama masa kampanye Pilkada konsumsi rumah tangga akan mendorong sejumlah sektor tumbuh lebih baik dibandingkan di semester I. Sektor-sektor tersebut adalah manufaktur, perdagangan, hotel dan restauran, transportasi dan komunikasi, serta sektor jasa.
Pilihan Redaksi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun hingga secara setahun penuh, perekonomian Indonesia diprediksi tidak akan mencapai target pemerintah yang optimis di angka 5,2 persen. Pasalnya, Indonesia dinilai telat memanfaatkan momen pertumbuhan ekonomi pada dua kuartal awal.
"Lupakan pertumbuhan di atas lima yang penting pemerintah harus percepat belanja dan bangun infrastruktur apa yang bisa dikerjakan, kerjakan dulu. Kalau untuk market mereka ekspektasi untuk pertumbuhan di atas 5 persen sepertinya juga susah jadi enggak usah ngasih janji," ujarnya.
Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia kuartal II/2015 terhadap kuartal II/2014 (YoY) tumbuh 4,67 persen.
Dari sisi pengeluaran didukung oleh hampir semua komponen dengan pertumbuhan tertinggi dicapai komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,97 persen. (ded/ded)