Ditemui Sabtu (15/8), Pengamat Ekonomi Politik Ichsanuddin Noorsy beralasan, eksekusi sepenuhnya berada pada kementerian yang dikoordinasi. Selebihnya, dia enggan berkomentar lebih jauh mengenai reshuffle yang dilakukan Presiden Joko Widodo belum lama ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengamat politik Charta Politika, Yunarto Wijaya, menilai perombakan kabinet yang dilakukan Jokowi merupakan bentuk kesadaran terhadap lemahnya koordinasi dari jajaran kementeriannya.
"Ada sebuah kesadaran pada titik lemah di level koordinasi. Benang merah itu terlihat dari pergantian tiga menko. Saya tidak mau komentar kenapa tidak empat sekalian. Agak susah menjawabnya," ujar Yunarto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (13/8).
Selain para Menko, Jokowi juga telah melantik Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Bappenas Sofyan Djalil, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Sebelumnya, posisi Menteri Perdagangan dijabat oleh Rahmat Gobel, Menteri Bappenas oleh Andrinof Chaniago dan Sekretaris Kabinet dijabat oleh Andi Widjajanto. (ded/ded)