"Di tengah dinamika industri migas saat ini, temuan cadangan di Panen-3 merupakan angin segar yang patut kita syukuri," ujar Vice President Kemitraan dan Hubungan Pemerintah Budi Setiadi dalam keterangan resmi, Sabtu (22/8).
Budi menjelaskan, keberhasilan penemuan cadangan baru di Sumur Panen-3 berasal dari ditemukannya hidrokarbon yang bersumber dari reservoir batupasir pada Formasi Intra-Gumai dengan usia lapisan miosen. Sumur Panen-3 yang ditajak pada 23 juni 2015 itu, katanya telah mencapai Total depth (TD) 5660' MD/TVD (-5619' SS) pada 8 Juli 2015.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semoga temuan baru ini akan memicu semangat kerja kami untuk mencapai atau bahkan meningkatkan target produksi," tambahnya.
Konsorsium ini adalah Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) yang aktif dalam kegiatan eksplorasi maupun produksi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi. Selain di Jambi, PetroChina juga memiliki tiga wilayah operasi lainnya, yaitu: PetroChina International (Bermuda) dan JOB Pertamina-PetroChina Salawati di Kabupaten Sorong, Papua; PetroChina Bangko di Jambi; dan JOB Pertamina-PetroChina East Java di Tuban, Jawa Timur.
Di Blok Jabung, PetroChina dikabarkan telah menyelesaikan tahap eksplorasi di dua sumur pada tahun ini. Perusahaan berencana kembali mengebor dua sumur eksplorasi selanjutnya pada Q3 dan Q4 tahun 2015.
Selain Panen-3, PetroChina juga sudah mengebor dua sumur baru pada 2014-dan 2015, yakni Tiung Utara-1 dan Tiung Utara-2. Dari upaya tersebut, manajemen mengklaim menemukan gas dan kondensat di Sumur Tiung Utara-1 yang berasal dari batuan konglomerat Formasi Lower Talang Akar dan reservoir batupasir Formasi Lower Talang Akar dengan hasil total yaitu 11.3 MMCFD dan 283 BCPD.
Temuan Gas dan kondensat di Sumur Tiung Utara-2 sendiri dilakukan uji kandungan pada reservoir batu pasir Formasi Talangakar dan batu gamping Formasi Baturaja dengan total sebesar 18.2 MMCFD + 756 BCPD. Temuan Hidrokarbon pada Formasi Baturaja di struktur Tiung Komplek ini merupakan temuan baru. Manajemen PetroChina Jabung pun mengharapkan temuan-temuan hidrokarbon baru tersebut dapat segera dimonetisasi dalam waktu dekat untuk memenuhi kebutuhan gas negara. (dim/gen)