The Telegraph mengungkapkan bahwa harga mainan anak-anak tersebut apabila masih terjaga dalam kondisi belum pernah digunakan, meningkat sebesar 12 persen setiap tahun semenjak memasuki era milenium.
Begitu pula dengan harga Lego yang sudah pernah digunakan, nilainya turut meningkat seiring dengan berakhirnya masa produksi satu edisi Lego tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu orang-orang yang mengandalkan emas sebagai instrumen investasi hanya meraih keuntungan tahunan sebesar 9,6 persen dalam satu setengah dekade terakhir.
“Beberapa set Lego dengan nilai tertinggi di antaranya adalah edisi film seperti Star Wars, begitu pula dengan tempat atau brand terkenal seperti Taj Mahal dan mobil VW Beetle,” ujar Maciorowski, dikutip Senin (24/8).
Sejauh ini, kenaikan harga Lego tertinggi dari harga asli dipegang oleh model set 'Cafe Corner' yang terdiri dari 2.056 buah kepingan. Ketika dilepas di pasar pada 2007, harga aslinya adalah 89,99 poundsterling atau sekitar Rp 1,9 juta.
Namun harga tersebut meningkat hingga 2.230 persen menjadi sebesar 2.096 poundsterling atau sekitar Rp 45 juta sejak berhenti diproduksi.
Dengan demikian, jelas bahwa mainan anak-anak yang mungkin dahulu hanya dikumpulkan sebagai hobi, telah berubah fungsinya menjadi salah satu komoditi yang dapat memberikan keuntungan luar biasa bagi kolektornya. (gen)