"Kami siap bangun di Sumatera dan Kalimantan. Dengan kilang mini yang dekat dengan sumur, kita bisa memotong mata rantai biaya transportasi. Selain itu di sana energi kita jadi kuat karena bisa mendistribusikan BBM langsung," ujar Rudy Tavinos, Presiden Direktur TWU di Jakarta, Kamis (27/8).
Untuk merealisasikan 10 proyek kilang pengolahan tersebut, Rudi mengatakan perusahaan akan menyiapkan modal sebesar US$ 120 juta. Meski enggan merinci lokasi kilang, Rudi memastikan fasilitas pengolahan minyak tersebut tersebut akan dibangun di dekat sumur produksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, saat ini TWU memiliki dua kilang pengolahan dengan kapasitas masing-masing 12 ribu bph dan 6 ribu bph di Bojonegoro, Jawa Timur. Adapun pasokan minyak ke dua kilang tersebut berasal dari lapangan Banyu Urip, yang dioperatori oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
"Kita sanggup bangun kilang sendiri 10 kilang seperti ini. Selama ya tadi, regulasi jelas, feedstock jelas. Kalau pemerintah suruh bangun di sini, kita bangun," tuturnya.