IMF, kata Lagarde, meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan lebih baik pada semester kedua tahun ini. Angkanya diprediksi pada angka 4,7 persen. Sedangkan tahun depan, lebih baik lagi. Dia memprediksi pertumbuhannya mencapai 5 persen.
“Mungkin tidak akan setinggi 5,5 persen, namun kita masih harus melihat ke depannya,” tuturnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Resep Hadapi Gejolak Global
Resep lain, menurut bos IMF ini, adalah memperkuat ketahanan anggaran pemerintah melalui kebijakan fiskal yang matang. Lalu mengendalikan pertumbuhan kredit agar tidak berlebihan. Pemerintah juga harus menjaga kecukupan cadangan devisa, serta membangun pengawasan dan pengaturan sektor keuangan.
Dia yakin Indonesia lebih siap dari sebelumnya untuk menghadapi badai ekonomi global saat ini. “Indonesia memiliki alat yang tepat untuk bereaksi terhadap gejolak ekonomi global, karena posisi keuangan negara yang memadai dan defisit yang relatif kecil,” ujarnya. (ded/ded)