Direktur Eksekutif Gapki Fadhil Hasan mengungkapkan pada bulan lalu harga CPO global sempat menyentuh angka US$ 480 per metrik ton, yang merupakan level terendah sejak 2009. Menurutnya, tren penurunan harga terus berlangsung mulai dari pekan pertama Agustus hingga pertengahan pekan keempat.
"Sedangkan harga rata-rata CPO global pada Agustus terjerembab di US$ 539,3 per metrik ton atau turun 15 persen dibandingkan dengan harga rata-rata Juli lalu yaitu US$ 630,6 per metrik ton," ujar Fadhil melalui keterangan tertulis Gapki, Selasa (15/9).
"Hal ini dipercaya akan mengangkat harga CPO lebih tinggi lagi karena pasokan ke pasar global dipastikan berkurang jika penyerapan di dalam negeri tinggi," tutur Fadhil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apalagi di sektor tenaga listrik (PLN) yang penyerapannya sangat rendah," katanya.
Sebelumnya, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPS) atau BLU CPO fund menjanjikan kenaikan harga sawit dengan dilaksanakannya dari program pengumpulan dana sawit (CPO fund) yang dimulai pemerintah mulai tahun ini. Menurutnya, dalam sebulan BPDPS berhasil memungut CPO Fund sekitar Rp 750 miliar. (ags/gen)