“Misalkan, kalau bisnis batubara sedang (lesu) begini, dan perkiraan saya agak susah bagi harga batubara untuk rebound seperti dulu, kapanpun, maka si pengusaha batu bara itu harus didorong oleh lembaga keuangan untuk mulai masuk misalnya ke pembangkit listrik apalagi pemerintah sangat butuh infrastruktur,” ujar Menkeu di Gedung Juanda Kompleks Kemenkeu, Senin (21/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian halnya di sektor properti, Bambang meminta lembaga keuangan mendorong pengusaha properti agar tidak hanya menggarap proyek hunian kelas menengah ke atas, tetapi mulai beralih pada properti kelas menengah ke bawah. Terlebih, lanjut Bambang, pemerintah saat ini juga sedang menggarap proyek sejuta rumah.
Bambang berharap para pengusaha di Tanah Air lincah dalam menangkap peluang yang ada meskipun perekonomian tengah melambat. Kelihaian bisnis semacam ini yang menurutnya menjadi kunci agar bisa bertahan dari pemburukan kondisi ekonomi.
“Pengusaha yang tangguh, kalau bayangan saya, yang sudah terbukti di level nasional dan global adalah pengusaha yang dalam kondisi apapun masih bisa melihat celah, peluang, menemukan peluang tersebut kemudian menterjemahkannya dalam bentuk action, dalam bentuk investasi baru, dalam bentuk aksi korporasi yang membuat bisnisnya atau group bisnisnya itu survive,” ujarnya.