“Memang menyulitkan karena kan dulu kita rancang (anggaran kerja) pada saat Rupiah Rp 13.200. Hari ini Rp 14 ribu lebih, tentu ada beberapa yang harus dikoreksi ya," kata Djarot.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Yang penting kan prioritas pertama (yaitu) jangan sampai tidak ada barang dan prioritas kedua bagaimana menekan harga menjadi lebih rasional,” ujarnya.
“Mungkin bulan depan ini datang berapa ya, 2 atau 3 ribuan ton daging, saya lupa,” tutur mantan anggota direksi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) ini.
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan pemerintah telah memberikan izin impor daging sapi sebanyak 10 ribu ton dari New Zealand kepada Perum Bulog.
Hari ini, nilai tukar rupiah terkoreksi sebesar 8 poin atau 0,06 persen ke Rp14.693 per dolar AS, setelah bergerak di kisaran Rp14.640-Rp14.727 per dolar AS. (ags)