"Kami sempat menyampaikan, kita bingung juga kalau pemerintah tidak satu kata dalam memandang proyek infrastruktur, antara 35 ribu MW dengan 16 ribu MW," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani usai berdiskusi denagn Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Selasa (29/9).
Menjawab pertanyaan tersebut, Hariyadi mengatakan, Jokowi telah mengonfirmasi bahwa program pembangkit listrik 35 ribu MW merupakan target pembangunan realistis yang akan dilanjutkan pemerintah. Mega proyek tersebut diupayakan guna memenuhi kebutuhan listrik nasional yang sangat besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, terjadi silang pendapat antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said soal proyek pembangkit listrik 35 ribu MW.
Jokowi menyadari, kata Hariyadi, perbedaan pendapat di Kabinet Kerja bisa menimbulkan persepsi negatif dari investor terhadap kredibilitas pemerintah. (ags/gen)