Jika dirinci PMN tersebut masing-masing diberikan kepada PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) sebesar Rp 1 triliun, PT Geo Dipa Energi Rp 660 miliar, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 3,5 triliun.
Sementara untuk Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) DPR memutuskan menyuntik modal melalui PMN sebesar Rp 4 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama SMF, Raharjo Adi Susanto menjelaskan dengan suntikan PMN tersebut, perseroan akan melanjutkan pembiayaan program satu juta rumah melalui bank penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Sebelumnya, Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) juga menyetujui usul Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 34,32 triliun kepada 24 BUMN dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016.
"Melakukan leverage tidak untuk menutup kerugian. Untuk memperbaiki modal kerja, sehingga produk yang dihasilkan bisa lebih kompetitif di market," ujar Imam dalam rapat bersama Badan Anggaran DPR, Senin (12/10). (gir/gir)