BI menyebut pemulihan ekonomi global dan nasional yang tidak sekuat perkiraan sebelumnya, turut berimbas pada pertumbuhan ekonomi Jakarta. Pasalnya kinerja ekspor dan juga perdagangan antar daerah turut terpengaruh kondisi tersebut.
Kepala Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta Doni P Joewono, menyebut kinerja perekonomian Provinsi pimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama akan sangat ditentukan di akhir semester II. BI masih berharap adanya dorongan konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah daerah bisa mendongkrak pertumbuhan lebih tinggi. Pasalnya hingga September 2015, Pemerintah Provinsi baru membelanjakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar 27,9 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kemudian sektor jasa terkontraksi akibat semakin turunnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara,” ujar Doni, Selasa (27/10).
Proyeksi 2016
Sementara untuk 2016, Doni memperkirakan pertumbuhan ekonomi Jakarta akan membaik di kisaran 5,4-5,8 persen.
“Tahun 2015 ini, proses pembahasan APBD-nya memerlukan waktu dan proses lama. Kami harap APBD 2016 bisa disepakati dan digunakan tepat waktu,” kata Doni. (gen)