The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Diyakini Bakal Naik

Gentur Putro Jati, CNN Indonesia | Kamis, 29/10/2015 06:57 WIB
The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Diyakini Bakal Naik Dikutip dari laman The Fed, hasil voting FOMC menunjukkan mayoritas anggota komite sepakat menahan suku bunga di kisaran angka 0 sampai 0,25 persen. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (29/10) diyakini bakal merangkak naik pasca Janet L. Yellen dan kawan-kawannya dari Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan menahan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserves (Fed) tadi malam.

Dikutip dari laman The Fed, hasil voting yang dilakukan FOMC menunjukkan mayoritas anggota komite sepakat menahan suku bunga di kisaran angka 0 sampai 0,25 persen. Mereka yang mengambil suara untuk tidak menaikkan suku bunga adalah Yellen, William C. Dudley, Lael Brainard, Charles L. Evans, Stanley Fischer, Dennis P. Lockhart, Jerome H. Powell, Daniel K. Tarullo, dan John C. Williams.

Tercatat hanya anggota komite Jeffrey M. Lacker yang memilih untuk menaikkan suku bunga The Fed sebanyak 25 basis poin dalam pertemuan tadi malam.


“Demi mendukung kemajuan berkelanjutan bagi penyerapan tenaga kerja dan menjaga stabilitas harga, Komite hari ini menegaskan kembali pandangannya bahwa saat ini suku bunga di kisaran 0 sampai 0,25 persen masih ideal,” ujar Yellen, dikutip Kamis (29/10).

Namun, seperti biasanya Yellen kembali membuat pelaku pasar tidak nyaman dengan menyatakan bahwa peluang untuk menaikkan suku bunga bisa saja dilakukan dalam pertemuan komite selanjutnya yang dijadwalkan dilakukan pada 18 November 2015.

“Apakah tepat menaikkan target suku bunga dalam pertemuan selanjutnya, komite akan mengevaluasi kemajuan dari realisasi dan target penyerapan tenaga kerja dan inflasi di angka 2 persen,” jelasnya.

IHSG Naik

Menanggapi keputusan The Fed yang menahan suku bunga tadi malam, Head of Research NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4570-4589 dan resisten 4634-4662 dalam perdagangan hari ini (29/10). Indeks sempat ditutup terkoreksi signifikan pada perdagangan kemarin dengan turun sebesar 65 poin atau 1,4 persen ke level 4.608 setelah bergerak di antara 4.594-4.657.

“Maraknya aksi jual membuat laju IHSG melemah kemarin. Hari ini, potensi pelemahan masih ada namun, membutuhkan konfirmasi selanjutnya. Terutama dari reaksi pelaku pasar terhadap hasil rapat FOMC. Jika diasumsikan hasil rapat The Fed memberikan sentimen positif maka laju IHSG pun dapat memanfaatkan pelemahan sebelumnya untuk kembali berbalik naik,” jelas Reza. (gen)