Angka tersebut masih 5 persen di bawah target produksi siap jual (lifting) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015 yang ditetapkan pada angka 825 ribu bph.
Sementara untuk rerata produksi gas bumi, besarannya berada di angka 8.052 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), atau 1.214 MMSCFD di atas target APBNP 2015 yang dipatok pada angka 6.838 MMSCFD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, tak tercapainya target lifting hingga awal bulan kesebelas ini tak lepas dari hadirnya beberapa faktor. Dua diantaranya ialah cuaca buruk yang terjadi di awal tahun sehingga menghambat kinerja produksi kontraktor kontrak kerjasama hingga tertundanya optimasi beberapa lapangan migas yang menjadi andalan pemerintah.
"Saat ini Cepu baru masuk tahap commisioning," tuturnya.
Sebagai catatan, Blok Cepu diprediksi mampu menghasilkan produksi minyak mentah mencapai 165 ribu bph. PT Pertamina (Persero) yang menjadi rekanan ExxonMobil di blok tersebut menyatakan puncak produksi Cepu sendiri akan berlangsung mulai tahun depan.
"Itu tergantung dari train A dan train B-nya, yang satu November yang satu Desember. Kami tahun depan akan produksi bagian kami 74 ribu bph,” kata Meidawati, Senior Vice President Upstream Strategic Planning and Operation Evaluation (USPOE) Pertamina. (gen)