Presiden AIIB Jin Liqun menyampaikan kesiapan lembaga keuangan yang dipimpinnya untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia.
"Kami sangat berkomitmen mendukung pembangunan ekonomi Indonesia karena Indonesia merupakan anggota aktif yang sangat mendukung terbentuknya AIIB," ujar Liqun di kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (4/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam arti masalah tanahnya sudah clear, assessment nya juga harus jelas, lalu tidak ada masalah sosial isu seperti penyelesaian bisnis, karena mereka memang lembaga yang baru, jadi mereka punya governannce yang tegas mengenai itu," kata Lukita.
Menurut Lukita, AIIB menjanjikan proses pengajuan pinjaman yang lebih praktis dan singkat ketimbang lembaga keuangan multilateral/bilateral lainnya. Sayangnya dalam pertemuan itu AIIB tidak menyebutkan berapa nilai investasi yang disediakan untuk Indonesia.
Lukita mengatakan saat ini daftar proyek yang masuk potensi pembiayaan AIIB pun tengah disaring oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) yang dinaungi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. (ags)