Analis Mandiri Sekuritas Adrian Talo Putra dan Leo Rinaldy menjelaskan, proyeksi yang meningkat tersebut muncul dengan faktor pendorong peningkatan belanja yang dilakukan pemerintah dan konsumsi publik yang masih stabil.
“Karena adanya akselerasi oleh pemerintah, konsumsi publik yang stabil, dan memudarnya efek dari Pemilu tahun lalu yang membuat belanja institusi non-profit akan menjadi positif semester ini," ujar mereka dalam riset, dikutip Kamis (5/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertumbuhan di kuartal III menurut Mandiri Sekuritas juga didorong oleh neraca perdagangan yang kerap surplus. Nilai ekspor juga diprediksi akan membaik dari sisi volume, meskipun dari sisi nilai mengalami kontraksi yang lebih dalam pada kuartal III 2015.
Menurut Gundy, masih adanya tren penurunan impor yang menandakan permintaan masih melemah di tambah nilai ekspor yang tidak juga meningkat signifikan membuatnya tidak jadi merilis perkiraan pertumbuhan ekonomi kuartal III sebesar 5 persen.
Namun Gundy melihat adanya tanda pemulihan ekonomi di akhir tahun yang ditandai membaiknya pertumbuhan kredit investasi.
Sebagai informasi Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan PDB kuartal III 2015 pada hari ini, Kamis (5/11) pukul 11.00 WIB. (gen)