“Kami sudah membangun lima unit, tiga lagi mudah-mudahan bisa beroperasi tahun depan,” kata Freddy Widjaya, General Manager Asian Agri, di Singapura, Jumat (6/11).
Freddy mengatakan, untuk membangun pembangkit listrik tenaga biogas itu, perusahaannya berinvestasi sebesar US$4,7 juta. Tiap-tiap pembangkit mampu memproduksi 2 Megawatt listrik.
Lihat juga:Asian Agri Rambah Bisnis Biogas pada 2015 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asian Agri beroperasi di provinsi Sumatera Utara, Riau, dan Jambi. Mereka mengelola 27 kebun sawit dan 20 pabrik pengolahan sawit. Total lahan yang mereka kelola mencapai 160 ribu hektare, di mana 100 hektare adalah perkebunan inti dan sisanya adalah milik petani plasma dan swadaya.