"Kami harapkan tahun depan lebih baik karena kami ekspektasikan akan ada perbaikan indikator makroekonomi. Mudah-mudahan tidak akan lebih jelek defisit neraca berjalan kita, lebih baik inflasinya, nilai tukar terkendali. Mudah-mudahan saja," jelas Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto di Jakarta, Senin (16/11).
Prijono enggan mengatakan berapa target penjualan mobil grup Astra tahun depan. Namun jika melihat target Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang masih memasang target penjualan di atas 1 juta unit pada tahun depan, Prijono tetap optimistis kalau penjualan otomotif akan membaik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tahun depan, target kami minimal bisa bertahan seperti angka pertumbuhan tahun sebelumnya,” kata Prijono.
"Hingga akhir tahun ini tentu tak sebaik tahun lalu. Apakah kuartal IV akan rebound, saya malah menganggap kinerjanya akan turun sama seperti di kuartal I, II, dan III. Kendati demikian, kami masih menjadi penguasa otomotif terbesar dengan pangsa pasar 50 persen," tutur Prijono.
Sebagai informasi, Gaikindo menunjukkan adanya penurunan penjualan mobil dari angka 896.724 unit dari Januari hingga September tahun lalu ke angka 760.017 unit pada tahun ini. Gaikindo sendiri berharap seluruh anggotanya bisa membukukan penjualan sebesar 950 ribu hingga 1 juta unit mobil terjual tahun ini setelah merevisi target penjualan 1,1 juta unit mobil terjual.